Laporan Sumbangan Dana Kampanye Periode I Partai Politik Peserta Pemilu 2014

Image

Batam - Berdasarkan Pasal 22 Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye Peserta Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD, Pengurus Partai Politik Peserta Pemilu wajib melaporkan penerimaan sumbangan Dana Kampanye kepada KPU, KPU/KIP Provinsi dan KPU/KIP Kabupaten/Kota. Laporan penerimaan sumbangan tersebut wajib disampaikan secara berkala yaitu untuk periode I tanggal 27 Desember 2013 dan periode II tanggal 2 Maret 2014.

 

 

 

 

 

Berdasarkan hal tersebut diatas berikut laporan sumbangan dana kampanye periode I :

  1. Partai Nasdem
  2. Partai PKB
  3. Partai PKS
  4. Partai PDI-P 
  5. Partai Golkar
  6. Partai Gerindra
  7. Partai Demokrat
  8. Partai PAN
  9. Partai PPP
  10. Partai HANURA
  11. Partai PBB
  12. Partai PKPI

 

Rakor Validasi Surat Suara Pemilu Tahun 2014

BATAM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri menggelar rapat koordinasi (rakor) Validasi Contoh Surat Suara tingkat kabupaten/kota Se-Kepri di Harmoni Hotel Batam. Acara ini selain dihadiri KPU di tujuh kabupaten/kota juga dihadiri Kepala Biro Teknis KPU Pusat, Andi Krisna, Jumat (20/12) lalu.

Ketua Pokja Pencalonan KPU Batam, Yudi Kornelis, SH, MHum mengatakan dari hasil Rakor itu, Kota Batam melakukan perubahan berita acara Daftar Calon Tetap (DCT). Sebelumnya caleg Kota Batam berjumlah 598 orang, namun dalam perjalanan, satu orang diantaranya mengundurkan diri. Caleg yang mengundurkan diri itu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“ Satu Celeg dari PKS mengundurkan diri. Jadi total Celeg Kota Batam yang ikut bertarung pada Pemilu 9 April mendatang sebanyak 597 orang. Caleg yang mundur tadi pun langsung disetujui KPU Pusat dan kita buat perubahan berita acara dari 598 cakeg menjadi 597 Caleg,” kata Yudi Kornelis disela –sela acara Rakor tersebut.

Yudi mengatakan, sebelum rakor ini, KPU Batam telah melakukan rapat dengan partai politik untuk memastikan agar nama caleg, gelar dan lainnya jangan sampai salah sebelum kertas suara dicetak.  Ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) KPU no 847/KPU/XII/2013 tentang Penjelasan Kegiatan Pasca Proses Validasi Surat Suara, kata Yudi Kornelis

Di tempat yang sama, Divisi Teknis KPU Provinsi Kepri, Said Sirajudin mengatakan Daftar Calon Tetap dapat berubah hanya karena tiga hal. Pertama mengundurkan diri. Kedua meninggal dunia dan terakhir terpidana (penjara).

Khusus untuk pengunduran diri lanjut Said harus dilengkapi dengan surat penggunduran diri. Sementara Caleg yang meninggal dunia juga disertai dengan surat keterangan kematian. Begitu juga terpidana/penjara harus berdasarkan putusan pengadilan atau sudah ingkrah.

Di sisi lain, Said mengatakan terkait kertas suara Pemilu 9 April, ukuran surat suara yang akan dicetak pada awal Januari nanti berukuran 52×42 cm untuk DPRD kabupaten/ kota dan 42×52 cm untuk DPD Provinsi. Ini sesuai dengan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum. (tim)

KPU Batam Monitoring di Enam Kecamatan

BATAM — KPU Kota Batam melaksanakan monitoring selama dua hari di enam kecamatan yang ada di Kota Batam, Kamis-Sabtu (12-14/12/2013). Monitoring terkait daftar pemilih tetap (DPT) bagi warga yang belum memiliki NIK di enam kecamatan itu adalah Kecamatan Batam Kota, Kecamatan Belakang Padang, Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Lubuk Baja, Batu Aji dan Sagulung.

Komisioner KPU Batam, Jernih Millyati Siregar S.Ag mengatakan, KPU turun langsung ke kecamatan ini  guna menindaklanjuti hasil temuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang masih kosong saat pendataan pemilih pada Pemilu 9 April 2014 mendatang. Dalam monitoring itu KPU juga menyerahkan NIK Invalid hasil temuan  Dinas Kependudukan (Disduk) Kota Batam dalam bentuk soft file. Selanjutnya NIK yang kosong tadi nantinya akan diisi kembali oleh PPS/PPK untuk dimasukkan kedalam Portal KPU, kata Jernih dihadapan Sekretaris Camat Batam Kota Ashraf Ali beserta anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Batam Kota, Suparno.

“Diharapkan PPK dapat mengisi atau menginput kembali NIK yang telah ditemukan kedalam Portal KPU dalam waktu dekat ini. Sebab, ini mengingat semakin dekatnya waktu Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota Tahun 2014, ujar Jernih yang saat turun ke kecamatan Batam Kota didampingi staf KPU Batam, ulan dan Rika.

Di tempat terpisah, Jernih yang melakukan monitoring di Kecamatan Belakang Padang ini juga mengatakan monitoring ke kecamatan-kecamatan ini pun berdasarkan surat edaran (SE) KPU No.838/KPU/XII/2013 tanggal 11 Desember 2013 tentang Penyempurnaan DPT. Jadi diharapkan PPK dapat mengisi atau menginput kembali NIK yang telah ditemukan kedalam Portal KPU per tanggal 17 Desember 2013 mendatang,” tegas Jernih didampingi Ketua PPK Belakang Padang, Eri Zariansyah di Belakang Padang. (tim mc)

Belum Tetapkan Jadwal Penertiban, KPU Andalkan Moral Caleg

Batam - Meskipun masih menerima laporan dari masyarakat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam hingga 16 Maret 2014 belum menetapkan jadwal berikutnya untuk menertibkan alat peraga kampanye yang menyalahi aturan. Setiap calon anggota legislatif (caleg) diimbau untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

“KPU berharap para caleg tunduk pada aturan. Jadi, tidak perlu ditertibkan,” kata Yudi Kornelis, Ketua Pokja Kampanye KPU Kota Batam, hari ini.
Menurut Yudi, masyarakat tentu ingin memilih calon pemimpinnya yang sadar dan tunduk pada aturan hukum yang berlaku. “Kita yakin dan percaya bahwa para caleg mengerti tentang aturan dan hukum yang berlaku serta bermoral tinggi,” ujar Yudi.
Yudi mengakui, KPU masih menerima laporan mengenai adanya pelanggaran tentang alat peraga kampanye. “Terkait laporan itu KPU akan melakukan pengecekan ke lapangan apakah itu benar pelanggaran seperti yang diatur dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2013,” kata dia.
KPU, imbuh Yudi, masih menunggu laporan dari PPK dan PPS mengenai pemasangan alat peraga kampanye. Jika masih ada pelanggaran, langkah yang dilakukan KPU yaitu menegur secara lisan caleg yang melanggar. Jika pelanggaran masih dilakukan, maka KPU akan melayangkan teguran tertulis pada partai yang mengusung calegnya.
“Tapi kalau bisa kita harap tidak ada pelanggaran sehingga tidak ada teguran agar pemilu berjalan lancar dan tertib,” ujarnya. (*)

Sumber : BATAMTODAY.COM,

BERI PEMAPARAN TENTANG DPT

KPU Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik (tengah) bersama kelima komisioner KPU lainnya serta Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly asshiddiqie, memberikan pemaparan dalam rapat rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014, Senin (21/10), yang dihelat di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung KPU Jl. Imam Bonjol, No. 29, Jakarta.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, 12 partai politik (parpol) peserta pemilu 2014 yang diwakili oleh pimpinan maupun liason officer (LO) dari masing-masing parpol dan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). (ook/red. FOTO KPU/ook/hupmas)

Sumber : KPU Pusat